Cinta · Ibu · Parenting

USIA

time concept, selective focus point, special toned photo f/x
Ilustasi (Sumber: Google)

Saat usiaku 1 tahun, satu tahun yang lalulah ibuku merasakan nyeri senyeri-nyerinya yang tak pernah dirasakan sebelumnya bahkan nyaris di penghujung usianya.

Saat usiaku 2 tahun, sudah dua tahun ibuku terbiasa kurang tidur karena menyusui, mengganti popok saat malam, menjagaku ketika sakit.. #Ya, walaupun kurang tidur juga sering dialami ketika hamil.

Saat usiaku 3 tahun, mungkin ibuku sudah mulai melupakan kesukaan bahkan hobinya, karena harus menjagaku 24 jam.

Saat usiaku 4 tahun, mungkin ibu sudah mulai lupa dengan teman-temannya karena makin sibuk mengurusku dan rumah.

Saat usiaku 5, 6, dst ibuku semakin sibuk semakin sibuk semakin sibuk… Mungkin bisa berubah marah, capek, lelah karena aku semakin banyak aktif bertingkah.

Ya, itulah wanita.. Ujar ibuku… Dikala aku memasuki “dunia baru” sekarang.. Menjadi anak, menjadi istri dan menjadi ibu adalah jihad sepanjang masa.

Mungkin dulu, bisa aktif ikut sana sini, bekerja dari pagi sampai malam hari, hari libur bisa kumpul dengan teman-teman, bisa jalan-jalan kemanapun yang kau sukai, bisa beli apa saja yang kau ingini, bisa bisa bisa apa saja kau lakukan.
Namun, banyak yang berubah, banyak penyesuaian, banyak hal yang “baru”, untuk amanah yang baru bagi wanita. Baik secara lahir maupun bathin.

Di usiaku sekarang ini, 26 tahun. Alloh masih memberikan nafas dan mengalir darah di tubuh ini. Terimakasih Ya Rabb. Selamat ya Bapak dan Ibu. (sudah berjuang untuk kehidupanku).. Terimakasih ya Suamiku yang telah menjaga, membimbingku, memahamiku (semoga Alloh beri kesabaran yang luar biasa).. Terimakasih Anakku (kehadiranmu membuat aku belajar)… Terimakasih Saudari2ku yang telah mewarnai perjalananku…
Amanah ini sungguh berat… Ya Rabb, ku minta kekuatan kepadaMu… Kupasrahkan segala urusanku kepadaMu ya Rabb… Ku titip orang-orang yang selalu mencintaiku… Sungguh, usia ini terbatas, kemampuan ini terbatas maka bahagiakanlah mereka dengan cara indahmu ya Rabb.

Kedaung, 21 September 2016
Ketika hujan di siang hari…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s